TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

VOODOO (Bukan) Ilmu Hitam Afrika!!!

Port-au-Prince - Voodoo dikenal sebagai ilmu hitam dari Afrika, atau mirip-mirip ilmu santet yang ada di Indonesia. Tapi tidak di Haiti, Voodoo adalah agama yang dianut masyarakatnya.



'How Voodoo is Rebuilding Haiti?', begitu artikel yang ditulis oleh Tim Johnson di BBC Travel. Suatu artikel yang bikin dahi mengrenyit, karena dia memaparkan fakta di balik Voodoo yang selama ini dikenal sebagai ilmu hitam yang mengerikan.

Seperti ditengok detikTravel pada BBC Travel, Jumat Johnson begitu kaget ketika sedang berjalan-jalan di Port-au-Prince, ibukota Haiti. Di tiap-tiap sudut jalan, banyak yang menjual patung-patung, boneka dan lukisan Voodoo.

Voodoo adalah kepercayaan spiritis-animis, yang artinya percaya kepada roh-roh yang dianggap leluhur atau penguasa alam semesta. Voodoo muncul di abad pertengahan yang berasal dari Afrika Barat.



Mengapa Voodoo bisa sampai ke Haiti yang ada di Laut Karibia? Adalah budak-budak dari Afrika yang dibawa bangsa-bangsa Eropa seperti Spanyol dan Prancis ke sana. Budak-budak tersebut dipekerjakan untuk mengurus perkebunan kopi dan gula di sana.

Masyarakat Haiti sendiri, memperlakukan dengan baik para budak tersebut. Hingga akhirnya, mereka pun mengenal tentang Voodoo yang juga diterima dengan baik. Malah, budak-budak dari Afrika itu turut membantu masyarakat Haiti yang sedang dijajah Prancis. Akhirnya, Haiti menjadi negara yang merdeka di tahun 1804.

Saat itulah, Voodoo dianggap sebagai kepercayaan baru yang penuh damai. Kepercayaan pada roh yang sekaligus jadi simbol pemberontakan pada penjajah dan menjadi simbol pemersatu. Maka tak heran, hingga kini Voodoo merupakan agama resmi yang ditetapkan oleh pemerintah Haiti!

"Voodoo menembus setiap aspek budaya Haiti, baik itu lukisan, patung, musik atau tari," ujar Jean Cyril Pressoir, pemilik Haiti Tour kepada Johnson, salah satu operator tur di Port-au-Prince.



Johnson kemudian bertanya-tanya, mengapa bisa suatu ilmu hitam menjadi kepercayaan yang dianut oleh jutaan orang di Haiti? Bukankah, Voodoo begitu identik dengan yang mistis-mistis?

"Tidak ada korban dan bukan untuk suatu kejahatan. Semua itu hanya rekayasa film saja," kata Jean-Baptiste Jean Joseph, salah satu seniman terkenal dan tokoh masyarakat sana sambil tertawa.

Joseph lalu mengajak Johnson ke tempat ibadah bagi pemeluk Voodoo. Asal tahu saja, ternyata Voodoo juga mengenal imam atau pendeta, bagi seseorang yang memimpin doa.

Joseph menjelaskan, mereka berdoa kepada roh untuk diberi kesehatan, keselamatan dan rezeki. Tidak ada boneka-boneka ditusuk di sana yang seperti ada di film-film.

"Inti dari Voodoo adalah kebahagiaan untuk membuat Anda makmur, sukses bekerja dan lain-lain", tegasnya.



Namun ternyata, beberapa tempat ibadah lainnya begitu gelap serta tak jauh dari patung-patung, topeng, lukisan hingga tengkorak manusia. Sedikit membuat merinding, tapi ada makna yang dalam.

"Gelap ini adalah simbol kematian sebagai pengingat untuk menghargai kehidupan. Ketika Anda berpikir tentang kematian, Anda akan memahami makna hidup di segala sisi," paparnya.

Masyarakat Haiti pun percaya, Voodoo membawa berkah karena dapat mendatangkan turis. Tak heran juga sih, Voodoo memang jadi daya tarik yang unik dan juga sering diadakan festival atau upacara ritual. Namun saat melihatnya, siap-siap tercengang dengan tarian dan atraksi pemujaan rohnya ya!




sumur : http://travel.detik.com/read/2015/09...u-hitam-afrika


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi