TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Pantai Klayar, Pesona Seruling Laut dan Air Mancur


Pantai Klayar, Pesona Seruling Laut dan Air Mancur

Pesisir selatan Pulau Jawa memang memiliki pesona alam pantai yang sangat indah. Salah satu di antaranya Pantai Klayar di Pacitan. Bagi para pengagum keindahan pantai, Klayar sangat recommended. Eksotik, dengan deburan ombak besar khas pantai Selatan yang menampar-nampar bebukitan batu karang yang cantik.



Pantai Klayar merupakan salah satu lokasi wisata andalan Pacitan, Jawa Timur, selain Pantai Srau. Meskipun belum cukup terkenal, Pantai Klayar rasanya pantas ditempatkan di rating atas dalam daftar pantai yang terindah di pesisir Selatan Jawa. Seperti halnya tim Citos Magazine yang sempat mengabadikan kecantikan Pantai Klayar karena tak tahan dengan kecantikannya, kami rasa Anda pun akan mendapati perasaan yang sama jika sudah telanjur menapakkan kaki di pasir putih Pantai Klayar. Bagi para fotografer, keindahan Klayar tak akan mengecewakan lensa Anda.

Klayar terletak lebih kurang 35 km sebelah barat Kota Pacitan. Tepatnya di daerah Kalak wilayah Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Mungkin karena belum banyak dikunjungi masyarakat Indonesia, akses jalan menuju Pantai Klayar terbilang masih cukup sulit. Ibarat memacu adrenalin, perjalanan menuju ke sana melintasi jalan-jalan sempit di perbukitan, naik-turun dan berkelok-kelok. Di beberapa bagian ada yang rusak, serta ada jalan menanjak dan berbelok cukup tajam.
Jika mobil Anda berpapasan dengan yang lain, serasa hampir tak ada jarak lagi untuk bisa saling melewati, mengingat di sebelah terdapat jurang yang lumayan dalam. Akan tetapi, perjalanan yang demikian bukanlah suatu hal yang musti ditakuti. Keindahan pemandangan alam di bukit, lembah-lembah yang hijau, serta sekilas kehidupan pedesaan di atas bukit tersebut akan lebih menyita perhatian Anda daripada perjalanan tersebut. Apalagi bila mata Anda sudah disambut panorama pasir putih dan lambaian daun-daun kelapa di lokasi Pantai Klayar.



Kalau wisatawan lokal mungkin memang belum banyak yang mengenal, berbeda dengan wisatawan asing. Pantai Klayar justru sering dikunjungi wisatawan asing, bukan saja karena pemandangan yang masih alami dan belum banyak campur tangan manusia, tapi juga hamparan bebatuan karang yang eksotik dan posisinya yang sangat jauh dari keramaian kota. Masih sangat sepi. Anda hanya akan menjumpai beberapa nelayan memancing ikan jika datang bukan pada hari libur.
Pantai ini seperti teluk kecil yang diapit tebing-tebing karang. Garis pantainya yang tak terlalu panjang, membuat Anda lebih leluasa dan takkan merasa lelah menikmati sepanjang pantai dari ujung ke ujung. Hamparan pasir putih yang membentang dengan ombak yang jernih menjilati bibir pantai, pastinya akan membuat mata Anda serasa dibelai romantismenya. Di bukit sisi kanan dan kiri pantai, Anda bisa menikmati pemandangan landscape Klayar yang indah dari satu gardu pandang bila naik ke atasnya.



Panorama khas Pantai Klayar adalah gugusan batuan karang yang menjorok seperti menengok laut dan menjemput ombak-ombak berkejaran yang kemudian menghantamnya. Batuan karang ini seperti memberi kesan pulau karang yang indah seperti Tanah Lot di Bali. Terlihat di ujung jauh sebelah barat, tampak bukit karang dengan terowongan alami di bahwahnya yang selalu tersapu ombak. Berjalan-jalan di batuan karang yang menjorok ke laut tersebut, ada satu fenomena unik yang khas. Air laut sewaktu-waktu akan menyembur ke atas, mirip dengan air mancur. Pada batuan karang tersebut, ada bagiannya yang bercelah. Bila ombak datang menghantam batuan karang tersebut, sebagian airnya masuk ke bawah batu dan menyembur ke atas. Bahkan tingginya air mancur bisa mencapai 10 meter.



Satu lagi fenomena yang unik di pantai ini adalah suara siulan angin. Di tengah desau angin yang mengembus kencang, di dalam diamnya bebatuan karang tersebut bersiul. Seolah dia bernyanyi bersama deburan ombak dan desau-desu angin laut. Suara alam ini amat memesona telinga siapa saja yang mendengarnya. Itulah yang sering disebut orang sebagai seruling laut. Angin yang berhembus dari arah laut, membentur batuan karang. Masuk dalam relung-relung dan celah-celah sempit batu karang hingga mengeluarkan bunyi seperti siulan. Suaranya kuat mendayu, dan kadang terhenti, terputus-putus. Tak ayal, lagu alam yang begitu merdu ini memesona pastinya akan membuat Anda tak ingin cepat beranjak dari Pantai Klayar.



sumber : Pantai Klayar




SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi