TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Agan beneran pintar atau hanya sok pintar ?

Berhubung ni hari Minggu dan kebetulan juga akhir bulan, tak ada salahnya kan kita mencoba berhenti sejenak dari aktivitas apapun yang sedang kita kerjakan. Lalu mencoba mulai memikirkan mengenai diri kita masing-masing, tentang sifatmu. Ingat gan diri kita masing-masing bukan mikirin doi lho . Apakah kamu sering merasa bahwa kamu adalah orang yang pintar dan bisa melakukan banyak hal dengan mudah? Apakah kamu pernah merasa lebih pintar dan serba tahu dibandingkan orang-orang di sekitarmu? Jika YA , berhentilah sebentar. Pikirkan sesuatu.

Ini bukan hipnotis atau gendam gan. Jadi nggak usah takut untuk melanjutkannya.

Apakah kamu benar-benar orang pintar, atau sebenarnya kamu tidak sepintar yang kamu bayangkan? loh
Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan itu, ada baiknya kamu memperhatikan hal-hal berikut ini. Tentang tanda-tanda orang yang merasa pintar, tapi sebenarnya tidak terlalu pintar. Em, mungkin dia hanya orang yang sok pintar. Iya sok pintar

Oke langsung saja ane kasih tahu ciri-ciri orang tersebut berdasarkan pengalaman TS eh maksudnya pengamatan.

1. Tidak mau mendengarkan, maunya berbicara dan selalu ingin didengarkan.

Spoiler

 for 1


Quote: Menurutnya lidah lebih penting daripada telinga tanpa ia sadari untuk berbicara maka hal pertama yang harus dilakukan ialah mendengar.

Menurut guru TS orang yang pintar adalah orang yang mempunyai banyak pengetahuan. Tapi kata pepatah "semakin banyak ia mengetahui semakin pula ia merasa tidak tahu ( filosofi padi )." Oleh karena itu orang yang pintar selalu ingin mengetahui segala sesuatu yang membuatnya penasaran sehingga ia lebih sering mendengarkan dari orang lain. Barangkali yang orang lain ketahui belum diketahui oleh dirinya sehingga ia terdorong untuk menggali informasi dari orang lain dengan mendengarkannya.

Nah, untuk orang yang sok pintar ini sebaliknya. Ia selalu ingin didengarkan bukan mendengarkan. Orang yang sok pintar ini selalu ingin menjadi pusat perhatian dengan memaksa orang lain mendengarkan perkataannya padahal kan kata pepatah "tong kosong nyaringlah bunyinya." Ia selalu ingin menjadi pembicara utama karena ingin diakui kepintarannya oleh orang lain. Ia akan merasa risih dan kesal ketika ada orang lain yang memberikan penjelasan padanya sebab ia merasa digurui dan menganggap dirinya orang yang bodoh. Itulah sebabnya orang yang sok pintar ini selalu berusaha untuk mengambil alih pembicaraan dan membuat orang lain beralih mendengarkannya.

2. Terlalu banyak membual untuk mendapatkan pencitraan.

Spoiler

 for 2


Quote: Hanya untuk mendapatkan sebuah pencitraan saja dia harus melakukan kebohongan yang mereka namakan pengorbanan.

Orang yang pintar kata pepatah (lagi) berpikir dua kali sebelum berbicara. Itulah sebabnya orang yang pintar akan berbicara mengenai suatu kenyataan yaitu sebuah fakta empiris bukan hanya imajinasi atau hanya berbicara mengenai "kata ini kata itu" tanpa bertabayun dulu untuk melakukan crosscheck untuk mendapatkan kesahihannya. Oleh karena itu orang pintar dapat mempertanggungjawabkan perkataannya.

Tapi hal ini tidak berlaku bagi orang yang sok pintar. Ia akan berbicara sesuatu yang belum pasti atau sebuah kabar burung dan lebih kejamnya dibumbui hal-hal yang absurd agar terlihat wah. Hal tersebut dilakukan karena ia ingin menjadi orang yang pertama mengtakannya agar orang lain menilai orang ini pintar dan banyka mengetahui segalanya. Namun, di lain hari saat diketahui hal tersebut salah maka ia akan mengatakan itu "kata orang ini" bukan berasal darinya ia tak mau dicap pembohong. Lebih kejamnya terkadang ia mengatakan sesuatu tentang orang lain dan menganggapnya itu miliknya da ia alami.

3. Tidak mau mengakui ketidaktahuannya.

Spoiler

 for 3


Quote: Ia tidak mau mengakui ketidaktahuannya sebab menurutnya itu hal yang bodoh. Orang sok pintar merasa dia manusia yang sempurna. Sombong kali.

Orang sok pintar tidak mau mengakui bahwa dia bukanlah Tuhan yang tahu segalanya. Padahal kan ia hanyalah manusia yang memiliki kapasitas otak sangat terbatas. Sehingga, ia akan sangat gengsi untuk mengakui ketika ia tidak mengetahui sesuatu. Selalu saja punya cara untuk ngeles agar orang lain mengira ia paham tentang hal tersebut. Orang ini gila dengan pujian.

Sedangkan orang yang memang pintar beneran, akan bersikap sebaliknya. Ia suka bertanya dan mendengarkan jawaban orang lain. Ia tidak malu, bahkan akan blak-blakan menunjukkan ketidaktahuannya terhadap sesuatu. Karena baginya, jujur untuk mengatakan ketidaktahuan justru akan membantunya menemukan jawaban sehingga ia menjadi tahu. Ia melihat segala sesuatu bukan dari siapa yang mengtakannya tapi apa yang dikatakannya.

4. Banyak menjiplak kata-kata orang

Spoiler

 for 4


Quote: Tak pernah menghargai karya orang lain. Ia mencontek tapi menganggap itu adalah hasil jerih payah pemikirannya.

Orang sok pintar biasanya tidak memiliki pandangan sendiri. Tidak punya pendirian. Atau malah tak ada kepribadian dal hidupnya. Sehingga, ia banyak mengutip kata-kata yang dibuat orang lain. Entah itu dari apa yang ia dengar, ataupun apa yang ia baca. Sayangnya, ia menyampaikan kata-kata orang lain itu seolah-olah bersumber dari pemikirannya. Seolah-olah jawaban yang ia katakan murni ia buat sendiri. Semacam plagiat, ia suka memplagiasi perkataan orang lain yang dirasa keren.

Berbeda dengan orang pintar yang mempunyai pendirian yang unik. Andai saja ia menyampaikan sesuatu yang bukan perkataanya sendiri ia akan mengutipnya bukan mengakuisisinya.

5. Motto dalam hidupnya ialah mendapatkan pujian dari apa yang dilakukannya dan menolak keras sebuah kritikan

Spoiler

 for 5


Quote: Ia berharap apa yang dilakukannya mendapatkan pujian dari orang lain dan tak mau menerima kritikan. Akan tetapi, ia tak mau memuji orang lain dan senang memberikan kritikan pada orang lain.

Orang sok pintar biasanya sangat gila pujian. Ia merasa sangat senang ketika orang lain memujinya. Merasa ingin berhubungan atau berteman baik dengan siapapun orang yang suka memujinya. Mengembangkan senyum semalaman ketika mengingat pujian yang ia dapatkan.
Sebaliknya, ia akan naik pitam ketika mendengar orang mengkritiknya. Atau menyampaikan kelamahannya. Ia akan sangat geram, tidak terima dan merasa ingin mengumpati si Pemberi kritik. Selalu memberikan jawaban atas apapun kritikan yang disampaikan orang lain. Ia lupa dan tidak peduli bahwa kritikan justru dapat membuatnya tahu tentang kelemahan dan jalan untuk memperbaiki diri.

Berbeda dengan orang pintar yang malu mendapatkan pujian dan mau menerima kritikan sebab ia menganggap kritikan akan membangun kepribadiannya di masa mendatang. Sehingga ia akan menjadi lebih baik dan semakin lebih baik lagi.

6. Meremehkan orang lain, secara tampak ataupun tidak tampak

Spoiler

 for 6


Quote: Menganggap dirinya dewa dan selalu meremehkan orang lain dengan menilai dari penampilannya saja.

Sadar atau tidak sadar, orang yang sok pintar akan seringkali merendahkan orang lain. Baik itu secara spontan ataupun terencana. Baik secara tersembunyi ataupun terang-terangan. Ia merasa orang lain memiliki kemampuan di bawahnya. Itulah yang membuatnya teramat sering meremehkan orang. Ia tak mau mengakui keberadaan orang yang sebenarnya diatas jauh diatasnya.

Nah, kalo orang pintar yang asli pintarnya menganggap keberadaan orang lain. Ia menganggap tiap orang mempunyai keunggulannya masing-masing.

7. Selalu suka mengatur, tanpa mau diatur

Spoiler

 for 7


Quote: Ia senang mengatur orang lain layaknya seorang bos tanpa memberikan bantuan apalagi membantunya. Ia selalu mengomel dengan hasil kerja orang lain.

Orang sok pintar senang mengatur-atur orang. Ia menyuruh orang bukan minta tolong. Sehingga jika hasilnya salah itu bukan salahnya, padahal ia tak mau membantu atau memberikan bantuannya.

Sebaliknya orang yang memang pintar, ia akan menghargai orang lain dengan cara minta tolong dan akan memberikan bantuan baik langsung maupun tidak sehingga hasilnya pun akan lebih sesuai dari yang diharapkan. Selain itu ia akan mengucapkan terima kasih. Ia tak segan menghargai orang lain. Bahkan ia tak mempermasalahkannya jika dimintai pertolongan atau diatur orang lain. Karena ia berpandangan segala sesuatu di dunia ini mempunyai para ahlinya masing-masing, tak mungkin seseorang mempunyai ribuan keahlian.

8. Terlihat sibuk, padahal sok sibuk.

Spoiler

 for 8


Quote: Ingin terlihat sibuk ini-itu, padahal hal tersebut biasa saja. Hanya saja dikerjakan terlalu berlebihan.

Orang sok pintar akan suka mengerjakan sesuatu yang membuatnya terlihat sibuk. Ia merasa ada banyak urusan yang harus ia selesaikan dan hanya ia seorang yang bisa menyelesaikan tugas tersebut. Ia tidak belajar tentang mengerjakan tugas bersama-sama karena ia tidak percaya dengan orang lain. Itulah sebabnya, ia akan berperan sebagai single fighter sehingga orang-orang akan melihatnya paling menonjol diantara yang lain. Ia ingin terlihat perfect di mata orang lain sebab ia tak mempunyai bahasa minta tolong.

Nah, kalo orang pintar ia akan terlihat santai. Ia mengerjakan segala sesuatu dengan simple. Ia akan menyederhanakan urusannya dengan meminta bantuan kepada orang lain sesuai kemampunnya sehingga ia terlihat santai tapi sebenarnya orang pintar ini lebih serius dalam mengatasi urusannya. Selain itu, hasilnya pun kan lebih maksimal.

by : Dyah L Fardisa

Nah di atas ciri-ciri orang yang sok pintar. Kali aja agan termasuk orang yang sok pintar tak ada salahnya belajar sambil meperbaiki diri agar sifat agan-agan sesuai dengan sifat TS eh maksudnya sifat orang yang beneran pintar. Orang pintar maksudnya bukan paranormal gan, sebab paranormal berdasar pengamatan TS dan telah diuji di IT* dan IT* termasuk dala kategori orang yang sok pintar sok tahu sok sokan songong lah.


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi