TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Perusahaan Baru Google Bernama Alphabet



Awal pekan ini, secara mengejutkan CEO Google mengumumkan bagaimana perusahaannya telah menciptakan sebuah perusahaan induk yang disebut Alphabet.

Pemilihan nama yang dilakukan Google ini sebenarnya cukup menggelitik berbagai pihak, baik pelaku bisnis di bidang teknologi, para pengamat, maupun kaum awam yang bertanya-tanya mengapa Google memilih nama Alphabet yang terdengar sangat unik.

CEO Google Larry Page memang sengaja memilih nama Alphabet yang juga dapat ditulis sebagai "Alpha-bet" dengan menuliskan penjelasannya, "Kami menyukai nama Alphabet karena kata tersebut berarti kumpulan huruf yang mewakili bahasa yang merupakan salah satu inovasi manusia yang paling penting, dan merupakan inti bagaimana kita meng-indeks dengan Google Search!" Namun selain itu, nama memiliki arti tersembunyi bagi calon investor. "Kami juga menyukai nama itu sesuai artinya alpha-bet (Alpha adalah hasil investasi melebihi benchmark atau tolok ukur), yang kita perjuangkan," demikian ditambahkan Page.

Dengan bertaruh pada "Alphabet," Google mengandalkan sebuah kata yang kita semua pelajari saat kanak-kanak dan hanya ada dalam bahasa Inggris selama sekitar lima abad. Dalam bahasa Inggris Lama, jika Anda ingin merujuk alfabet, Anda akan menggunakan kata yang dibentuk dari empat huruf pertama: ". A-be-ce-de" Dalam bahasa Inggris Tengah ini disingkat menjadi "a-be-ce," atau seperti yang kita sekarang akan mengejanya, "ABC."

Oleh karena "alfabet" mengandung pelafalan Yunani klasik dalam bahasa Inggris, "alpha" dan "beta" mengembangkan makna khusus bagi mereka sendiri yaitu sebagai "primer" dan "sekunder" sesuai dengan tingakatan kepentingan. Para astronom, misalnya, menggunakan huruf untuk menggambarkan bintang terang dan kedua paling terang di konstelasi.

Kiasan Page untuk Google "alpha-bet" menggambarkan sebuah pemikiran bisnis baru mengenai nama-nama huruf di antara kalangan analis keuangan kuantitatif, atau "quants." Hal ini sebenarnya pernah dibahas oleh sebuah buku berjudul "The quants" yang ditulis oleh seorang journal reporter Scott Patterson pada tahun 2010 bahwa "alpha" menandakan laba atas investasi yang melebihi indeks patokan, sementara "beta" adalah "istilah untuk keuntungan yang dapat diperoleh dari pasar yang dapat dicapai dengan setengah pemikiran."

Namun Page menekankan bahwa Alphabet tidak ditujukan sebagai merek konsumer dengan produk-produk tertentu nantinya melainkan akan menjadi perusahaan yang mandiri dalam mengembangkan mereknya sendiri. Selain itu, menurut Page, Alphabet akan berfokus untuk menggarap proyek-proyek ambisius Google dan mendorong perusahaan rintisan dan entrepreneur untuk maju, melakukan investasi yang dianggap nantinya akan menguntungkan. Hal ini diharapkan kemudian akan meningkatkan taraf hidup orang banyak.


Source: BL


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi