TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Ini dia Tuhan di Banyuwangi dan Probolinggo, juga Saiton di Palembang.

Quote:
Quote:

Dunia maya dikejutkan dengan munculnya "tuhan", nama seorang pria yang saat ini sedang ramai di perbincangkan. Foto KTP yang tersebar di dunia maya ini semakin meyakinkan bahwa sosok yang bernama "tuhan" itu nyata. Pria yg berusia 42 tahun itu tak menyangkal, bahwa namanya sudah menjadi pemberitaan yang menghebohkan.

Sehari-hari "tuhan" berprofesi sebagai tukang kayu, di desa Licin - Banyuwangi.
Walau namanya menjadi perbincangan banyak orang, "tuhan" tidak marah. Ia hanya tertawa


Quote:
Quote:

Quote: Heboh! "tuhan" di Banyuwangi

Berawal dari gemparnya media sosial yang sedang ramai mengunggah tentang sebuah foto kartu tanda penduduk yang beridentitas Tuhan. Setelah ditelusuri, tepatnya di Desa Kluncing, Licin, Banyuwangi, seorang laki-laki bernama lengkap Tuhan ini ternyata memang benar ada dan menetap bersama keluarganya. Tak sedikit orang yang mendengar unik itu merasa aneh dan penasaran terhadap si empunya.

Di rumah sederhana bercat kuning di sudut Dusun Krajan inilah Tuhan tinggal bersama istri dan dua putrinya. Laki laki kelahiran 30 Juni 1973 itu terlihat santun dan tak banyak bicara. Bersama sang istri, Husnul Hotimah, pria berkumis ini begitu ramah dan tak canggung menceritakan kesehariannya.

Di sekitar kampung tempatnya tinggal, laki-laki ini sebenarnya lebih akrab disapa Tohan. Namun banyak juga yang memanggilnya Pak To atau Pak Han. Ia tak menyangka jika foto KTP yang mencantumkan nama uniknya menjadi tenar.

Ketika disinggung tentang namanya, "tuhan" yang merupakan bungsu dari 7 bersaudara ini terlahir dari pasangan Jumhar dan Dawijah. Semasa orang tuanya masih hidup, ia juga tidak pernah diberi penjelasan terkait pemberian nama yang tak lazim tersebut. Begitupun juga dengan 6 saudara lainnya yang tak pernah memberi penjelasan makna khusus tentang nama itu.

"Ya nggak pernah nanya juga masalah itu ke orang tua saya. Orangtua juga nggak pernah cerita kenapa dikasih nama "tuhan"," ujar "tuhan" sambil senyum kecil ketika ditemui di rumahnya.

Jika diurut silsilahnya, enam saudara Tuhan lainnya bernama Juni, Aisyah, Halifah, Ainan, Nasiah dan Isroti. Tak ada nama aneh yang tertera dalam silsilah keluarganya. Begitupun dengan nama dua putrinya, Novita Sari dan Dewi Lestari .

"Saya nggak merasa aneh dengan nama saya, biasa saja. Orang-orang sini juga sudah biasa sama nama saya," tutupnya.

SUMBER : Detik.com


Quote:
Quote:

Quote: Heboh! "tuhan" di Probolinggo

Pemilik nama Tuhan tak hanya ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Di Probolinggo ternyata juga ada kakek berusia 60 tahun bernama "tuhan".

"tuhan" tinggal di rumahnya yang sederhana di Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Berdasarkan KTP, dia lahir tanggal 1 Juli 1955.

"tuhan" adalah kakek dari 3 cucu. Selain sebagai petani kebun, keseharian "tuhan" juga sebagai pembuat batako tradisional yang dia kerjakan di halaman rumahnya.

"tuhan" juga sudah lama menjadi perbincangan warga di Probolinggo karena namanya itu. Meski begitu, dia tak mempermasalahkan.

Sunanik, anak sulung "tuhan", juga berpendapat senada. Dia tak masalah dengan nama ayahnya meski jadi perbincangan masyarakat sekitar tempatnya tinggal.

"Saya rasa itu tidak bermasalah, karena bagaimana pun sebuah nama yang diberikan orangtua itu adalah karunia," ucap Sunsanik saat ditemui wartawan di rumahnya.

Kehebohan nama "tuhan" di Banyuwangi ini telah direspons Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur. Mereka mengimbau agar "tuhan" ganti nama karena berbagai alasan, salah satunya bisa menyebabkan munculnya salah kaprah.

Meski begitu, "tuhan" tak mau mengganti nama. Menurutnya, nama "tuhan" pemberian orangtuanya dan tentu ada berkah tersendiri buatnya menyandang nama itu.

SUMBER : DETIK


Quote:
Quote:





Quote: Saiton di Palembang

Setelah ramai nama Tuhan, di Palembang ada pria bernama Saiton. Walau penulisan tak persis dengan kata Syaiton, tetap saja bila dilafalkan tak jauh beda. Alhasil Saiton juga ikut diperbincangkan.

"Itu foto KTP saya ramai di internet. Ini nama saya seperti ini dari kecil, pemberian orangtua," jelas Saiton yang akrab disapa Anton.

Anton mengaku tak malu dengan nama itu karena pemberian orangtua. Saiton kini tinggal bersama istri dan anak-anaknya di Palembang. Dia berprofesi sebagai guru.

"Panggilan saya Anton atau Suton," tutur dia.

Anton pun tak berminat mengganti namanya dengan nama lain. Di KTP dia tertulis hanya sata nama Saiton. "Saya bersyukur saja dengan nama ini," tutup dia.

SUMBER : DETIK


Quote:
Quote: "tuhan" DI HITAM PUTIH, GAN...
Quote: 0.jpg

SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi