TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Mengenal Lebih Dekat Adat Istiadat Budaya Syawalan dan Lebaran Kupat


SELAMAT DATANG DI THREAD ANE

Quote: Lebaran bagi umat Muslim kurang afdol sama makanan yang satu ini
awas jangan ngiler ya gan

Lebih enak lagi ditambah opor ayam, sambel goreng ati atau rendang ya..duh sedep dah tuh
Quote: Tapi ane disini gak cuman bahas soal makanannya, tapi ada yang menarik nih gan. Beberapa wilayah daerah di Pulau Jawa ada tradisi pasca lebaran yang namanya Lebaran Ketupat atau Ba'da Kupat. Biasanya tradisi ini diadakan sekitar 7 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Sering juga disebut sebagai tradisi Syawalan karena memang jatuh pada bulan Syawal (penanggalan Hijriah dan Jawa). Tradisi syawalan atau lebaran ketupat ini dikenali oleh masyarakat Jawa sebagai rangkaian dari tradisi keagamaan karena dilekatkan pelaksanaannya seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan .

Dulu kawan seperjuangan semasa kuliah ane yang asli dari Pati, Kudus, dan sekitarnya suka cerita soal tradisi Syawalan ini katanya mereka gak makan ketupat pas hari raya Idul Fitri tapi makanya Lebaran Kupat

Sejarah Tradisi Syawalan
Spoiler

 for

Siapa yang mula-mula mengenalkan tradisi syawalan, belum diketahui secara pasti. Menurut Ibnu Djarir, tradisi syawalan dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit, dengan tertib dan teratur melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Sedangkan dari sumber lain, tradisi ini sudah ada sejak tahun 1885 yang konon diprakarsai oleh KH Abdullah Siradjyang termasuk salah satu keturunan Senopati Mataram.

Lalu kenapa tradisi Syawalan atau Lebaran Kupat ini diadakan 7 hari raya Idul Fitri karena pada tanggal 2-7 Syawal sebagian umat muslim melakukan puasa Syawal.

Quote: "Desa mawa cara, negara mawa tata", setiap daerah memiliki istilah dan tradisi masing-masing untuk merayakan lebaran ketupat. Berikut tradisi Syawalan di beberapa daerah :
Spoiler for Kudus, Jawa Tengah
di Kudus ada tradisi yang disebut Parade Sewu Kupat. ya sama kaya Gunungan-gunungan lain nah bedanya.ada makanan. Lepet adalah makanan yang terbuat dari beras ketan, kelapa parut dan kacang merah yang dibungkus dengan daun kelapa, lepet itu dipercaya membawa berkah akan diperebutkan
Spoiler for Tradisi Sewu Kupat di Kudus
Spoiler for Lepet

Enak nih gan
Spoiler for Klaten, Jawa Tengah
Di Klaten ada tradisi Kirab Gunungan Ketupat. Lokasinya di bukit Sidoguro yang berada di tepi Rowo Jombor (semacam danau) yang terletak di desa Krakitan, kecamatan Bayat. Setelah dikirab, gunungan ketupat beserta produk hasil pertanian seperti wortel, terong, dan juga buah-buahan bakal direbutin warga yang hadir . Sebagian diantara pengunjung sangat percaya bahwa ketupat yang didapat akan memberi berkah, menyuburkan tanah pertanian. jadi ketupat yang didapat dikubur tuh di sawah atau ladang yang lagi digarap.
Spoiler for Kirab Gunungan di Rowo Jombor Klaten
Spoiler for Solo, Jawa Tengah
Di Solo tepatnya di Taman Jurug, juga ada tradisi yang melibatkan ketupat disebut Gerebeg Syawal. Prosesinya dimulai dari arak-arakan dari pintu gerbang menuju Telaga Taman Jurug. Yang menarik, dipentaskan pula drama kolosal perjalanan Joko Tingkir sampai menjadi Sultan Pajang . Di akhir prosesi ribuan ketupat akan dibagikan kepada masyarakat yang hadir.
Spoiler for Gerebeg Syawal.
Spoiler for Pekalongan, Jawa Tengah
Tradisi syawalan atau seminggu setelah hari raya idul fitri di pekalongan sangatlah unik. Salah satu tradisi yang terkenal sampai di luar daerah adalah tradisi lopisanatau krapyakan. Tradisi ini dilakukan setiap tahun di daerah krapyak kecamatan pekalongan utara kota Pekalongan. Warga berbondong-bondong untuk melihat lopis raksasa yang tiap tahun ukurannya bertambah besar . Nah lopis sendiri merupakan penganan yang dibuat dengan bahan dasar beras ketan yang dibungkus daun pisang. Mirip Lepet yang dibungkus dengan janur, bedanya lopis tidak memakai tambahan kelapa di dalamnya.
Spoiler for Lopis Raksasa

Ngga hanya di desa Krapyak aja, ada tradisi kirab Gunungan Sego Megono, yang digelar di Obyek Wisata Alam Linggo Asri. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka meramaikan wisata di Linggoasri yang memang rutin sejak tahun-tahun sebelumnya selalu menggelar pertunjukan rakyat dan hiburan. Megono gunungan raksasa dan nasi pincuk megono terbanyak yang dibagikan/diperebutkan kepada masyarakat dalam tradisi syawalan ini bahkan pernah mendapatkan penghargaan di rekor MURI

Spoiler for Gunungan Nasi Megono
Spoiler for Demak, Jepara, Rembang Jawa Tengah
Nah, lain lagi di Demak,Jepara, Rembang, disana ada tradisi sedekah laut yakni dengan melarungkan sesaji ke tengah laut berupa nasi, sayur, buah, dan kepala kerbau, oleh nelayan ditempatkan dalam replika perahu.
Spoiler for Sedekah Laut

Quote: Gak cuman di Jawa Tengah saja, tapi beberapa daerah lain di luar Jawa Tengah juga merayakan tradisi Syawalan ini
Spoiler for Syawalan di Kawasan Jawa Timur
Tujuh hari setelah Idulfitri, masyarakat di wilayah Jawa Timur merayakan Hari Raya Ketupat. Perayaan Hari Raya Ketupat ditandai tradisi "ather-ather" atau mengantar makanan ke rumah tetangga dan saudara. Setiap makanan yang diantar harus menyertakan satu ketupat. Sementara di Ngawi, Jatim, puluhan warga merayakan syawalan dengan terlibat perang nasi. Tujuannya mensyukuri hasil panen dan bersilaturahmi saat Lebaran. Tapi sayang juga, kalau nasi dibuang-buang ya gan, masih banyak di luar sana yang mungkin belum bisa menikmati nasi
Spoiler for Tradisi Syawalan di Luar Jawa
Walau tradisi Syawalan identik dengan masyarakat Jawa, tapi di daerah lain di Indonesia ternyata terdapat juga budaya Syawalan ini. Warga Desa Mamala dan Desa Morela, Kecamatan Laihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku misalnya. Mereka memiliki tradisi unik berupa ritual Pukul Sapu Tradisi ini juga dimaknai sebagai peringatan untuk mengenang perang Kapahaha yang dipimpin Kapitan Achmad Leakawa alias Telukabessy pada zaman penjajahan dulu.
Spoiler for Pukul Sapu

Quote: Biarpun tradisi syawalan dilakukan dengan berbagai cara di berbagai daerah, namun tetap bertujuan baik yakni sebagai salah satu wadah untuk menjalin silaturahim, bermaaf-maafan serta menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama warga. Sayangnya, tradisi ini telah ternodai dengan aspek-aspek keduniawian. Jika dahulu kegiatan syawalan ini benar-benar terasa sakral, maka kini kesakralan ini telah mulai terusik atau 'terganggu' dengan munculnya 'makna tambahan' dengan image bahwa syawalan telah identik dengan jalan-jalan atau pacaran, lihat hiburan, belanja mainan anak-anak, belanja alat dapur dan lain-lain.

Sudah menjadi tugas kita untuk selalu menjaga salah satu tradisi warisan leluhur kita.
Semoga thread ini bisa dapat menambah wawasan agan-sista akan
kekayaan budaya negeri kita tercinta

.

Sumber Pustaka : Ragam Tradisi Syawalan


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi