TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Liga Portugal Pencetak Pemain Muda Untuk Menjadi Bintang






Mungkin agan dan aganwati ada yang menilai klo dari segi popularitas, Primeira Liga Portugal memang tidak seheboh Ligue 1, Serie A, Primera Division, bahkan Premier League. Namun, peran liga sepakbola di Portugal itu tak bisa dianggap remeh. Buktinya, pemain-pemain bintang Eropa merupakan "produk" Primeira Liga.Disini ada 3 klub yang mendominasi di liga tersebut dengan memiliki akedemi sepakbola yang bagus sehingga setiap musimnya selalu mencetak pemain muda yang siap jadi untuk bermain di Liga-liga TOP EROPA.



Arena/Stadion: Stadion do Dragão
Didirikan: 28 September 1893, Porto, Portugal
Julukan : do Dragoes atau The Dragons



Arena/Stadion: Estádio da Luz
Didirikan: 28 February 1904, Sport Lisboa, Portugal
Julukan : As Águias atau The hawks



Arena/Stadion: Stadion José Alvalade
Didirikan: 1 Juli 1906, Lisboa, Portugal
Julukan : Leões atau The Lions





Contoh : Rodriguez masih culun saat ditransfer FC Porto dari Banfield pada 2010. Usianya 19 tahun. Harganya Rp 4 miliar. Dia mulai naik daun bersama Porto dan harganya di pasaran pun menggelembung.

Setelah tiga tahun membela Porto, dia ditransfer AS Monaco seharga Rp 700 miliar. Hanya semusim di Monaco. Setelah bersinar terang di Piala Dunia 2014 bersama Kolombia, dia ditransfer Real Madrid seharga Rp 1 triliun.



Dibeli FC Porto dari Banfield seharga Rp 4 miliar

Dibeli AS Monaco dari FC Porto seharga Rp 700 miliar

Dibeli Real Madrid dari AS Monaco seharga Rp 1 triliun




Itulah salah satu gambaran pemain bintang yang pernah digembleng di Liga Portugal. Masih banyak pemain luar Portugal yang datang di negara tersebut sebagai pemain tidak terkenal dan keluar dari Portugal menjadi bintang dengan harga gila-gilaan.




Angel Di Maria - Benfica


David Luiz - Benfica


Diego Costa - Sporting Braga


Hulk - Porto


Ramirez - Benfica


Ronaldo - Sporting Lisbon



Kasus Nemanja Matic justru unik. Dibeli saat masih muda dari Kosice, Matic tidak mendapat tempat utama di Chelsea. Klub London Barat itu lantas menjual dia ke Benfica sebagai tambahan dana pertukaran dengan Luiz. Saat itu dia hanya dihargai Chelsea Rp 86 miliar. Pertengahan musim lalu dia dibeli kembali oleh klub berjuluk The Blues itu Rp 400 miliar!









Kebutuhan klub-klub besar Eropa terhadap pemain ''jadi'' memang begitu besar. Padahal, tidak semua pemain muda bisa langsung bersinar. Mereka perlu beradaptasi dan menambah jam terbang di kompetisi tingkat tinggi. Karena itu, banyak pemain muda yang hijrah ke klub-klub Portugal demi meningkatkan performanya agar bisa memperkuat klub-klub raksasa Eropa. Lihat saja peminjaman Casemiro, pemain muda Real Madrid, dan Cristian Tello, striker muda Barcelona, ke Porto. Mereka sengaja dipinjamkan agar mendapat lebih banyak kesempatan bermain, untuk kedua pemain ini rada aneh bermain di dalam satu team di liga Portugal padahal mereka berdua bermain di team yang berbeda di la liga dan rival abadi .



Casemiro - Porto

Christian Tello - Porto

Casemiro - Real Madrid

Christian Tello - Barcelona


Iklim Portugal memang sangat cocok bagi pesepak bola muda. Pemerintah setempat tidak terlalu sulit merilis izin kerja. Selain itu, bahasa yang digunakan juga tidak terlalu sulit bagi para pemain Amerika Selatan. Selain Brasil yang memang berbahasa Portugis, negara-negara Latin yang lain bisa cepat beradaptasi meski berbahasa ibu bahasa Spanyol. Sehingga bisa disimpulkan di liga portugal setiap musimnya selalu ada pemain muda berbakat atau menjadi bintang yang akan dibeli oleh klub besar liga TOP Eropa.









Sumur
Mbahh Google

Terimakasih Sudah Mampir
KASKUSER YANG BAIK ADALAH YANG MENINGGALKAN COMMENT
JANGAN LUPA UNTUK DI

SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi