TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Inilah Aksesoris Konsol yang Paling Tidak Masuk Akal



Dalam artikel ini, aneakan membicarakan mengenai aksesoris-aksesoris gaming "jadoel" yang dibanderol dengan harga mahal tapi kurang berguna dalam penerapannya. Aksesoris-aksesoris ini diciptakan untuk menunjukkan kehebatan sang pencipta konsol yang sayangnya tidak berpikir mengenai fungsi dan kegunaanya. Mungkin ada beberapa dari aksesoris ini yang masih terus digunakan namun tidak semuanya berhasil. Apa-apa sajakah aksesoris ini. Mari kita lihat daftarnya:

Quote:


Membicarakan aksesoris gaming mahal "jadoel" tidak akan lengkap tanpa membahas Power Glove. Aksesoris ini merupakan kombinasi antara sarung tangan dengan stik kontroler untuk konsol NES. Untuk mempromosikan Power Glove, Nintendo bahkan telah membuat film spesial yang diberi judul The Wizard.


Virtual Boy adalah jawaban Nintendo dalam inovasi konsol game. Cara memainkan Virtual Boy ini cukup unik. Layaknya teropong, pengguna harus meletakkan kepala tepat di depan Virtual Boy baru ia bisa memainkan gamenya dengan stik kontroler yang disediakan. Alih-alih membuat trend baru, Virtual Boy justru menimbulkan penyakit seperti pegal dan pusing karena cara penggunaannya yang ekstrim.




Sekali lagi Nintendo sepertinya ingin terlebih dahulu memperkenalkan tenknologi mouse dalam konsol SNES. Sayangnya karena pada masa tersebut, bermain konsol masih harus menggunakan televisi maka teknologi ini dinilai kurang cocok.




Sebelum PlayStation meluncur di pasaran, Sega terlebih dahulu ingin mempatenkan penggunaan CD dalam konsolnya. Hasilnya adalah konsol Sega CD dimana konsol tersebut menggabungkan Sega Megadrive dengan CD. Konsep fusion seperti ini juga menarik perhatian kompetitor Sega yaitu Atarai dan Nintendo yang juga memunculkan produk dengan konsep yang sama. Atari memiliki konsol Jaguar CD sedangkan Nintendo dengan Nintendo 64DD




Game Steel Battalion merupakan salah satu game eksklusif milik Capcom yang hanya diluncurkan ke konsol Xbox. Agar game bertemakan perang antar tank futuristik ini semakin menarik, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan stik kontroler khusus. Aksesoris ini dilengkapi oleh 40 tombol serta dua kontroler penggerak. Karena harganya yang fantastis , tidak banyak orang yang menggunakan kontroler ini pada akhirnya.




Jauh sebelum gaya selfie dengan smartphone diciptakan, Nintendo telah berhasil membuat GameBoy Camera. Aksesoris ini dapat digunakan untuk mengambil foto pemiliknya atau teman-temannya. Tidak hanya kamera saja, Nintendo juga telah mempersiapkan printer spesial yang dapat digunakan untuk mencetak foto dari GameBoy Camera.




Demi merealisasikan mimpinya untuk membuat pemain konsol Sega Saturn dapat bermain secara online, Sega telah menciptakan Sega Saturn Netlink. Dengan memasangkan aksesoris ini ke bagian belakang konsol Sega Saturn, pemain akan langsung terhubung secara online dapat dapat bermain bersama dengan temannya. Ide yang cemerlang namun sayangnya ide matang ini ikut merosot bersama Sega dengan kemunculan Sony PlayStation.




Aksesoris ini pasti dikenal oleh Kotakers yang doyan game balapan. Nampaknya bermain game balap tidak lengkap tanpa kehadiran kontroler ini. Sensasi memutar stir sampai dengan menginjak kopling dan gas adalah hal-hal yang dapat dinikmati melalui stik kontroler ini. Sampai saat ini kontroler ini masih banyak digunakan bahkan versinya semakin canggih. Sayang untuk memperolehnya, Kotakers harus berani merogoh kocek dengan harga yang cukup "lumayan".




Hayo ngaku, pasti ada Kotakers yang pernah menjajal tipe kontroler ini. Sama seperti PS3 dan PS4, stik wireless kontroler untuk PSX ini dibuat agara sang pengguna dapat lebi nyaman ketika memainkan game favoritnya. Sayangnya karena masalah baterai dan koneksi yang sering terputs, stik wireless kontroler ini akhirnya terlupakan begitu saja.



KotakGame

Kalo agan-agan merasa terhibur dengan artikel ane, boleh ane dikasih tapi jangan


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi