TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Asyiknya nan Suramnya MOS atau MOPDB atau OSPEK

Halo agan-agan semua, sebelumnya saya mau minta maaf kalau thread ini salah tempat. Oke gan, kali ini saya mau menceritakan pengalaman saya saat pertama kali melaksanakan kegiatan mainstream sejuta umat, yang tak lain dan yang tak bukan adalah MOS atau MOPDB atau OSPEK Nah, saya melakukan kegiatan tersebut baru satu hari aja sih, tapi capeknya minta ampun gan, bayangin, dari jam 1 siang sampai jam 9 belum kumpul semua bahan-bahan buat perlengkapan ospek, bukannya malas atau kurang kerja keras, tapi bahan-bahan yang ane cari itu jarang ane temui di sekitar daerah ane gan, makanya gitu deh.

Okelah gan, dari pada banyak ngomong, lebih baik kita langusng aja ke topiknya, yaitu disini ane mau menceritakan suka dan duka menjalani kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK Oiya sebelumnya minta maaf kalau threadnya kurang rapih, hehe

Asyiknya MOS/SMOPDB/OSPEK

Oke yang pertama adalah bagian asyiknya. Di bagian ini saya akan mencertakan mengenai apa saja asyiknya saat MOS atau MOPDB atau OSPEK. Yah, mungkin cuman sedikit sih di banding suramnya namun tak apalah, buat pelengkap saja biar tambah komplit.

1. Kita Jadi Disiplin



Yang pertama adalah MOS atau MOPDB atau OSPEK akan membuat kita menjadi anak atau murid sekolah yang disiplin namun sayangnya hanya sesaat. Mengapa hanya hanya sesaat? Jujur, ini adalah opini saya sendiri, saat pertama kali kita MOS atau MOPDB atau OSPEK, otomatis kita akan menuruti apa kata kakak kelas OSIS, suruh bikin topi kerucut lah, bikin ini lah, itu lah.

Namun, ingat, sifat alami manusia salah satunya adalah ingin menghindari masalah, maka dari itu, murid-murid yang mengikuti MOS atau MOPDB atau OSPEK akan merasa sangat disiplin sekali dalam menyiapkan ini dan itu saat pertama kali kegiatan akan berlangsung. Dan setelah kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK selesai, kebanyakan dari kita akan lepas dari yang namanya disiplin, namun ingat, disiplin juga harus perlu loh untuk kebaikan diri kita sendiri.

2. Kita Tambah Kenal Dengan Sekolah yang Kita Tempati



Ya tentu yang satu ini wajib dan sangat dan juga banget. Dengan mengikuti kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK ini, kita akan tambah mengenali sekolah yang akan kita tempati. Apa manfaatnya mengenali sekolah yang akan ktia tempati? Yah pertanyaan yang gak "nganu" bagnet tersebut apakah pantas untuk di pertanyakan? Mungkin ktia semua sudah tau jawabannya, namun biar tampah panjang ini artikel, saya jelasin deh.

Yaitu kita bisa mengelai jalan setapak yang berada di sekitar sekolah kita. Kita juga tau dimana saja toilet-toilet yang akan ktia gunakan untuk melakukan "ritual unik" di dalam situ. Dan juga kita akan tau berbagai kelas praktek .

3. Tambah-Tambah Temen

Tentu yang ketiga ini adalah yang paling wajar, dan mungkin tak usah di sebutkan, tapi ya tak apalah biar komplit. Yup, dengan mengikuti kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK ini, kita akan mendapatkan teman yang terbilang banyak. Contohnya saya, saya baru berangkat di hari ke-1, kemudian pas banget, kakak kelas menyuruh setiap kelas membuat kelompok teridir dari 4 orang, di tambah di suruh membuat yel-yel utnuk satu kelas, dengan begitu, otomatis saya akan mendapatkan teman langsung 1 kelas bukan?

Bukan hanya teman satu kelas bahkan teman satu angkatan, kita juga dapat beretman dengan kakak-kakak kelas non OSIS. Mengapa non-osis, karena meminta beretman kepada kakak kelas apalagi yang mengikuti OSIS apalagi yang mengajar MOS menurut saya sangat nekat, apalagi kamu itu adalah cowok.

Suramnya MOS/MOPDB/OSPEK

Nah akhirnya kita tiba di bagian yang kita tunggu-tunggu, yaitu bagian suramnya. Yoweslah langsung saja kita tancep.

1. Kita Serba Salah



Tentu yang pertama ini adalah yang sangat wajar sekali. Mengapa? Oke saya akan kasih contoh . Saat saya sedang dihukum karena terlambat. DIsitu saya melihat, ada teman saya yang baru saya kenal, karena dia adalah satu jurusan dengan saya, yaitu Multimedia. Teman saya tersebut saya sebut saja bernama dodo. Dodo memkaia celak hitam di matanya tersebut, saya perhatikan juga dia anak yang baik-baik, namun mungkin karena nasib, dia telat saat berangkat.

Anehnya nih yah, kakak kelas perempuan yang entah bernama siapa, dia mengatakan gini, "Eh ini celakan maksudnya apa?", kemudian Dodo menjawab, "Sunah Rasul kak", dan jawaban dari si kakak kelas ini sangat miris sekali, dia malah tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya, dengna berkata seperti ini, "Sunnah? Cowok pake celak sunnah?!" Hahaha, eh kak, cowok make celak sunnah, hahhaha", inilah yang membuat saya agak juwet, apa dia tidak tau, bahwa dulu, Nabi kita, Nabi Muhammad SAW biasa menggunakan celak, dan ini menurut saya, si kakak kelas tersebut secara tak langsung menertawakan hadist dari nabinya sendiri, yaitu Nabi Muhammad SAW, hmmm... apakah hal tersebut merupakan tanda kiamat? Entahlah, hanya Allah yang tau.

2. Kakak Kelas yang Sok Tau



Ini merupakan serupa dengan yang tadi, lebih tepatnya hampir. Yaitu kakak kelas yang sok menertawakan hadist dari Nabi Muhammad SAW. Mirisnya lagi, si kakak kelas tersebut merupakan OSIS pula, ditambah cewek pula, dan lagi, berhijab pula, haduuh, tapi lagaknya sok tau, menertawakan orang yang mengikuti sunnah, bahkan menyuruhnya menghapus celak tersebut .

3. Berlebihan



Setelah beberapa menit kemudian setelah si Dodo di bully habis-habisan karena dia menggunakan atau mengikuti Sunnah dari Nabi Muhammad SAW, kami para murid yang datang terlambat di suruh push-up sambil cium tanah, sebetulnya sih wajar gitu, tapi takutnya tanah atau pasir akan masuk ke bibir bahkan mulut kita.

Nah uniknya, setelah kita para pelanggar aturan karena datang telat, kita ditanya, "Gimana? Enak cium "tanah air"? Enak gak?! ", dan di dalam hati saya berkata, "Enak? Cobain aja sendiri kak". Mungkin tidak terlintas di pikiran kakak tersebut untuk menghukum kami dengan yang lebih normal, seperti push-up saja, namun di tambah menjadi 50 kali kek, atau berapa kek. Malah ini di suruh nyium tanah, ditambah nih ya, di lambat-lambat bro. Jadi misalkan kita dalam posisi turun, ktia disuruh tetep dalam posisi tersebut, coba bayangin gimana pegelnya.

Penutup

Yah, itu tadi diatas merupakan opini saya saja, jadi kalau disini ada yang termasuk OSIS dan juga merasa tersinggung, jangan tersinggung dulu, mungkin di bagian suramnya tadi, kamu termasuk di situ. Jadi pesan saya, tolong lah jangan bikin murid merasa tersiksa, buatlah murid nyaman dengan kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK, mengapa? Karena keganansan dan kelembekan dari kegiatan MOS atau MOPDB atau OSPEK itu mencerminkan sekolah, kalaut erllau ganas, gimana itu ya? Haha. Okelah gan, sekian dulu thread yang berantakan dari ane ini, silahkan yang mau ngasih rate 5 monggo, yang mau ngasih cendol ya silahkan Sekian dan terima kasih.

Sumber : Blog Ane Sendiri


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi