TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

RESENSI BUKU KERUNTUHAN JURNALISME (VENESHA PUTRI _ 1471507507)

1. Tujuan
Bahwa dalam era atau narasi kehidupan manusia yang selalu menimbulkan kontroversi dan terjadi banyak pro dan kontra yanga terjadi dalam dunia jurnalime. Adanya jurnalisme yang tidak independent yang menyalahgunakan dalam bidang jurnalisme. Untuk memberikan pengetahuan tetang jurnalisme sekaligus juga untuk memperkenalkan buku keruntuhan jurnalisme yang menjadi bahan UAS anak fikom universitas budiluhur.
2. ISI
BAB I
IDIKATOR KERUNTUHAN JURNALISME
A. Jurnalisme BIAS
Harus diakui kepemimpinan gubernur DKI jokowidodo atau yang akrab di sapa dengan sebutan jokowi, unik dan fenomenal. Unik karena gayanya dan pemimpinan yang ditampilkan dengan mayoritas kepimpinan presiden sebelumnya jokowi selalu turun ke jalan atau belusukan. Tidak mau menerima laporan asal bapak senang.
B. Jurnalisme dan "Amplop Besar"
Dari kata di dua milist tersebut terjadi pro dan kontra, milist adalah insitusi pemerintah tersebut menyediakan THR untuk wartawan yang bertugas. Kalau mau silahkan ambil kalaupun tidak mau tidak jadi masalah inilah yang disebut amplop kecil "recehan".seperti di kemukakan dalam bab yang lain percepatan dan kecepatan sudah memasukan semua aspek kehidupan manusia.
C. Jurnalisme dan Budaya Copy Paste
Kehadiran teknologi komunikasi dan informasi serta teknologi transportasi menyebabkan percepatan dan kecepatan dalam segala hal, termasuk dalam dunia jurnalisme, khususnya berkaitan dengan produksi berita di berbagai media.
D. Jurnalisme membuat heboh
Kejatuhan razim soeharto 13 belas tahun silam, revolusi dibelahan afrika, kredit perumahan yang macet di amerika serikat, dan berbagai peristiwa besar lainnya pernah menggeparkan jagat ini. Peristiwa-peristiwa besar itu mengubah peta perjalanan secara radical bagi yang mengalami atau terkena imbas kejadian tersebut.
E. Jurnalisme Tanpa Konfirmasi
Dalam konteks inilah sesungguhanya teori kekuasaan dan pengetahuan dari michel Foucaul, menemukan kebenarannya. Menurut Foucault power produce knowledg, knowledg is power yang di definisikan sebagai pihak yang berkuasalah yang membuat pengetahuan. Adalah hubungan antara kekuasaan dan pengetahuan secara langsung menjelaskan refresentasi dari hubungan power knowledg. knowledg is power mengontrol tatanan sosial politi. Di pihak yang bersebrangan adalah power is knowledg yang bermakna kekuasaan menumbuhkan pengetahuan.

F. Jurnalisme. Adalah etika" ?
Sontak sikap ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Bagaimana mungkin sikap resmi redaksi tidak berpengaruh pada pemilihan fakta di berita yang lain. Betulkan sikap memilih jokowi –JK tidak memiliki kepentingan selain yang di kemukakan pemred meidyatama suryo dhiningrat" betulkan the jakarta post tidak mendapatkan apa-apa" dan masih banyak pertanyaan sikap tersebut.
BAB II
PENYEBAB KERUNTUHAN JURNALISME
A. POSTMODERANISME
Postmoderanisme dalam koteks sosiologi pertama kali muncul di amerika serikat akhir 1980-an di indonesia, ciri masyarakat posmoderanisme dideteksi muncul pada era 1990-an masyarakat posmoderanisme adalah masyarakat yang secara finansial pengetahuan, relasi, dan semua persyaratan masyarakat modern terlampau.artinya segala postmoderanisme muncul diberbagai belahan dunia jika masyarakatnya memiliki keterpenuhan material, namun ia kering dari sudut kekayaan batin seperti D kemukakan burhan bungin di muka. Karena moderanisme berpilarkan rasio, ilmu,dan antropomorphisme.
B. CULTURAL STUDIES
Mengerikan., begitulah kesan pertama membaca tentang teori komunikasi cultural studies. Rumit, kompleks, dan ibarat harus mengurai benang kusut. Tidak tau dari mana mulainya membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk menyusun all about culture studies dalam sebuah tanah yang mudah dipahami. Banyak kesulitan dalam memferifikasi cultural studies, mulai dari istilah budaya, ideologi, hingga wilayah kajian yang sangat luas. Hal ini sangat berbeda jika membedah satu kajian tertentu dengan objek yang spesifik dan jelas.


BAB III
KEMUNCULAN JURNALISME BARU
A, JURNALISME CITIZEN YOURNALISM
Sekali lagi kemajuan teknologi dan informasi memberikan kemajuan dalam satu aspek kehidupan manusia, khususnya dalam berbagai informasi sesama anak manusia. Melalui internet, ini semua orang bisa menjadi wartawan. Profesi, agung, selama ini milik mereka yang mencari berita untuk kepentingan media penertiban ia bergelar banyak nama. Yang paling populer adalah istilah citezen yournalism.
B. Jurnalisme dan ideologi
Mengikuti penggunaan tersebut, ideologi memiliki karakteristik yang khas yakni adanya kenyakinan, gagasan, kelompok tertentu, pandangan menyeluruh, politik, dan bersifat publik. Karena itulah ideologi kerap disadarkan dengan kekuasaan budaya politik tertentu. Misalnya, cina dengan ideologi komunis dan ideologi liberal di belahan dunia barat.
C. JURNALISME DAN KONVERGENSI MEDIA
Konvergensi adalah perubahan teknologi, industri, budaya, dan sosial mdalam lingkaran media termasuk di dalamnya budaya kita. Beberapa gagasan mendasar dari konvergensi antara lain konten media mengalir ke beberapa platform media yang berbeda.
D. Jurnalisme dan Krisis Berita
Kita mendapat informasi dan sumber yang dipercayai sangat berpengaruh pada identitas masa depan. Yang tersisa dari berita dalam era intemet adalah medan yang sudah di kuasai dengan baik dan pertempuran menangguk untung dan kompetisi isi berita yang akan terus berlangsung pada masa mendatang.
E. Jurnalisme Dan Media Baru
Jurnalisme menjadi pilar ke empat demokrasi pada abad ke 18-19 ia menjadi bagian tak terpisah dari ke muncul suatu sistem sosial dan politik yang lebih demokratis di eropa dan amerika utara. Sementara itu, jurnalisme cetak mulai hidup sebagai sebuah bisnis, bisnis menjual berita setelah ia berubah menjadi wahana. Ideologi, opini, dan politik.
F. Jurnalisme dan Pencarian Coremining
Komunikasi mengenal dua madzhab. Aliran penyampaian pesan dan aliran pertukaran makna aliran penyampaian pesan adalah yang tertua. Makanya komunikasi selalu di identikan dengan penyampaian pesan dari komunikator ke komunikan . elemen komunikasi lainya pada mazhab penyampaian pesan ini adalah media, noise, feedback, dan sebagainya.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DALAM BUKU INI ...
1. Kelebihan
Kelebihan di dalam tersebut mengkritisi media media yang ada di Indonesia bahwa masih adanya media media yang tidak indenpenden, jadi jurnalisme di indonesia seharusnya tidak berpihak dengan siapapun yang tidak sesuai fakta dan bukti.

2. Kekurangan
Masih kurang info tentang pengetahuan tentang dunia jurnalisme, kurangnya penggunaan media online yang di gunakan oleh para jurnalisme indonesia.





KESIMPULAN ...
Kesimpulan saya bahwa dalam buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang mengambil broadcast jurnalis yang ada di setiap kampus di indonesia, buku ini juga bisa di jadikan refrensi untuk tugas akhir atau untuk di baca sebagai penambahan wawasan tentang dunia jurnalis.






SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi