TOTAL POSTS:
TOTAL PAGEVIEWS:


Site navigation: Home | About | Pasang iklan
Notices

view first unread Rate Thread
#1

Total Pageviews

Pertelevisian Indonesia : 1990-an vs 2015


Quote: PEMBUKAAN

Tahun 1990-an adalah masa di mana dunia pertelevisian di Indonesia mengalami revolusi besar-besaran. Setelah selama hampir 30 tahun hanya ada satu stasiun televisi yaitu TVRI, masyarakat mulai mendapat alternatif siaran televisi dengan kemunculan lima stasiun televisi baru : RCTI, TPI, SCTV, Anteve, dan Indosiar. Saat itu, setiap stasiun televisi memiliki ciri khas masing-masing sehingga program yang ditawarkan unik dan berbeda satu sama lain. TPI sebagai contoh. Mereka mengkhusukan diri sebagai televisi untuk kepentingan edukasi di tahun-tahun awal pendiriannya. Indosiar, yang logonya mirip TVB Hong Kong, menjadi identik pula dengan drama Hong Kong. 1990-an benar-benar masa yang menyenangkan untuk berada di depan televisi! Bagaimanakah pebandingan industri pertelevisian tahun 1990-an dengan 2015?
Jumlah Stasiun Televisi Nasional

1990-an : 6
2015 : 15 Sinetron

Penayangan
1990-an : Mingguan
2015 : Setiap hari
Rentang waktu penayangan
1990-an : 19.00 - 21.00 WIB
2015 : 17.00 - tengah malam WIB
Jumlah episode
1990-an : Kurang dari 50
2015 : Ratusan bahkan ribuan
Durasi
1990-an : 1 jam
2015 : Lebih dari 1 jam, bahkan pernah ada yang sampai 4 jam sekali tayang.
Sinetron akan berakhir jika...
1990-an : Ceritanya tamat
2015 : Rating turun dan penonton jenuh Minggu pagi belum lengkap tanpa...
1990-an
Kartun anak

2015
Acara musik live pagi hari
Drama asing yang diputar di televisi dan digemari masyarakat adalah...
1990-an : Drama Jepang, telenovela, dan drama Hong Kong



2015 : Drama Korea dan drama India

Untuk anak-anak, idolamu di televisi adalah...
1990-an

2015

Nonton TV bisa dilakukan di...
1990-an : Rumah saja
2015 : Di mana saja lewat internet atau ponsel dengan TV tuner.
1990-an : Kita harus membayar iuran bulanan Rrp3.000 untuk menikmati tayangan televisi karena TVRI tidak menayangkan iklan di masa itu.

2015 : Kita harus membayar biaya berlangganan bulanan televisi satelit berbayar jika ingin menonton program luar negeri.

Demikian perbandingan keadaan pertelevisian Indonesia tahun 1990-an dengan 2015. Semoga agan dapat bernostalgia dengan masa tersebut. Terima kasih sudah berkunjung.
MINAMI CREATIVE WORKS
MADE IN JAKARTA, REPUBLIC OF INDONESIA
2015


SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Daftar isi